Kau harmoni dalam darah ini
Kau percikkan warnamu dalam langkahku
Dengan siapmu sebelum kubutuh
Bagai bintang pada petang
Seketika kau berarah padanya
Membiarkanku berjalan dalam biru
Tapi aku masih terperangkap
Terperangkan dalam lubang hatimu, cintamu
Apa arti selama ini?
Kau hanya menawarkan senyuman palsu
Dengan tangisan diikutinya
Mengapa tak kau jaga aku dibawah naungan pelangi
Daripada kau antar aku kesana dan kau lepaskan saja

Tidak ada komentar:
Posting Komentar